RSS

Itulah Aku

11 Oct

Pagiku sirna terhempas di atas bebatuan tajam
Siang yang menjelang tak mampu membuat hangat tubuhku yang kedinginan di dalam peraduan.
Banyak pesan ku kirimkan untukmu, wahai Rajaku seorang.

Itulah Aku
Bukan untuk menghindari etika itu.

Itulah perasanku…
Karena suara hati tak pernah menipu

Itulah isi hatiku…
Karena bicara kadang membuat lidah kelu.

Itulah kerinduanku…
Karena Aku tak mungkin mendapatkan tempat memenuhi hatimu.

Itulah kesahku…
Karena Engkau adalah pilihan hatiku.
Aku takkan berharap banyak darimu untuk memilikimu,
karena cinta tak harus memiliki

Itulah Aku..
Seorang manusia bodoh yang bermimpi menggapai matahari
Terbakar saat menyentuh api kecilnya

Itulah Aku..
Manusia terlemah yang bermimpi terbang ke langit biru
Pecah berkeping terjatuh saat mendekap awannya

Itulah Aku…
Seorang hamba yang merindukan seorang raja berada di sisinya

Itulah Aku…
Yang selalu mencintaimu sepanjang hidupku

Itulah Aku…
Tak akan pernah membencimu meski Kau acuhkan Aku

Itulah Aku…
Tak akan marah meski akhirnya Kau membenciku

Itulah Aku…
Yang ada di ruang hatiku hanyalah ada cinta dan rindu

 
Leave a comment

Posted by on October 11, 2009 in Suara Hati

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: